Hallonusantara.com || CIANJUR – Puluhan karyawan hotel lembah pinus arra sebanyak 40 orang menggelar aksi demo, Mereka memprotes kebijakan perusahaan terkait penutupan gerbang akses masuk hotel dengan inidikasi perseteruan antara pihak pengelola dan pihak pengurus besar Persatuan Judo Seluruh Hotel Indonesia (PJSI) selaku owner hotel, senin (04/09/2023).
Dengan membawa pengeras suara dan poster juga baligo dengan penulisan ,”Jangan lantarkan anak kami,Kami butuh kerja,Perlu makan,Perlu kebutuhan anak sekolah,karena sudah 3 bulan Hotel ini di berhentikan beroprasi,”
Dan ada tuntutan dalam waktu 3 x 24 jam tidak ada tanggapan akan ada aksi yang lebih besar.
Penolakan puluhan karyawan lembah pinus yang berada di kampung parabon Rt 03/03 desa ciloto kec cipanas ini berunjuk rasa di depan gerbang perusahaan yang di tutup mereka meminta pihak perusahaan untuk mengkaji ulang kebijakan tentang penutupan gerbang ini supaya karyawan bisa bekerja kembali.
Pihak pengamanan pun hadiri dari dalmas polres,polsek pacet,babinsa,sat pol pp kec cipanas dan intel kodim dan intel polsek. Keadaan di lapangan cukup kondusif karena demo ini tanpa ada anarkis demo damai.
Korlap sarifudin mengatakan, “aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap puluhan karyawan,
Menurutnya ada kejanggalan dari kebijakan dari pihak pengola dan pihak pjsi,Karena dari dua pihak kami tidak tau apa masalah nya hingga gerbang di tutup,
Hingga kami tidak bisa kerja selama 3 bln dari 1 juni sampai hari ini,” jelasnya.
Lanjut Sarifudin “Sebenernya kami tidak menuntut banyak satu ingin gerbang di buka kembali aktivitas karyawan bisa normal lagi bekerja, dan umpama tuntutan kami tidak di penuhi kita akan secara paksa buka gerbang, dan kami pun berencana mau audensi kepihak DPRD kab cjr komisi 1 sata karena kami sudah kepihak desa minta bantu kepihak menegemen sampai sekarang tidak ada kejelasan,” bebernya.
Korlap juga penanggung jawab Feri Saputra mengatakan “Ya saya inginkan gerbang bisa di buka kembali dan kami bisa kerja kembali dan kami menuntut juga hak kami yang selama 3 bln ini blm di berikan,
Kami pernah di libakan perwakilan karyawan namun tidak ada titik temu maka nya kami hari membuat aksi demo,
Sudah saya layangkan surat ke disnaker, pemda, polres, dandim dan DPRD komisi 1,
Tapi rencana dari DPRD komisi 1 akan hadir katanya,” Pungkasnya.
(Anwar)













