RagamSosial

Tepis Isu Miring Dampak Dari Energi Panas Bumi, PT DMGP Kembali Lakukan Sosialisasi Geotermal Pada Masyarakat

97
×

Tepis Isu Miring Dampak Dari Energi Panas Bumi, PT DMGP Kembali Lakukan Sosialisasi Geotermal Pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Guna menepis kekhawatiran dan kecemasan warga akan isu dampak negatif dari Energi panas bumi, PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) kembali melakukan sosialisasi dan pemahaman akan dampak maupun keuntungan terhadap warga dengan adanya proyek tersebut.

Patut diketahui, sosialisasi tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh pihak PT. DMGP karena sebelumnya telah juga dilakukan Sosialisi tahap awal, di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas.
Adapun untuk sosialisasi kedua ini, dilaksanakan di Aula Yayasan Al Ikhlas Mandiri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, Selasa (21/03/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Asten Daerah ll , Camat Pacet , Kapolsek, Danramil, Kades Sukatani, Babinsa, Babinkamtibmas, awak media dan unsur lainya.

Meski diwarnai pro dan kontra kegiatan sosialisasi tersebut dinilai berjalan mulus, tingginya animo masyarakat yang ingin mengetahui apa itu panas bumi terlihat. Dimana masyarakat yang hadir memenuhi tempat yang disediakan.

Acara tersebut dipandu oleh Hery Trijoko selaku Moderator berlangsung dalam suasana riuh, warga yang didominasi kaum hawa tersebut merasa penasaran dan kwatir dengan adanya informasi geotermal tersebut namun demikian sosialisasi tetap berjalan .

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari PT Daya Mas Geopatra Pangrango Imron Rosyadi mengungkapkan, bahwa konsep pemanfaatan panas bumi secara langsung bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia.

“Terutama di Jawa barat sudah berlangsung seperti di gunung salak Bogor di Kamojang Garut dan daerah lain,” ungkapnya.

“Pemanfaatan panas bumi bila nanti benar terjadi akan berdampak positif bagi perekonomian warga di sekitar. CSR dari bagi hasil panas bumi tersebut bisa di manfaatkan untuk pembangunan jalan, peningkatan perbaikan sarana sosial lainya ungkapnya lagi,” sambung Imron.

Dalam sesi tanya jawab berlangsung alot namun seru, dimana warga dengan kritis ingin mengetahui sejauh mana positip dan negatif nya dari proyek panas bumi tersebut .

Dalam kesempatan yang sama, dari kementrian ESDM Pandu Ismutadi mengatakan, bahwa penempatan panas bumi ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan gempa bumi, di sejumlah daerah yang sudah dilakukan Geotermal tidak ada terjadi gempa .

“Gempa di Cianjur terjadi sebelum adanya pengeboran jadi sama sekali tidak ada Ungkapnya lagi. Kita bukan kurang sosialisasi karena ini baru tahap awal dan temen temen pun baru tahapan survei,” pungkasnya. (Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses